Berapa Besar Denda Pajak Motor Telat?

Pajak kendaraan bermotor atau PKB termasuk salah satu dari sumber pendapatan pemerintah daerah, “peraturan dibuat untuk dilanggar” asumsi seperti ini juga terjadi pada perihal kewajiban pajak, banyak yang bersantai – santai enggan menyerahkan pajaknya sebelum atau tepat waktu jatuh tempo. Oleh karena sifatnya wajib dan mengikat maka diterapkan sanksi berupa denda yang harus dibayarkan jika telat membayar PKB, adanya sanksi ini guna mentertibkan wajib pajak yang banyak menunda pembayaran karena hal – hal sepele, biasanya malas membayar dan memandang ringan pajak ini jadi penyebabnya. Jadi, lewat denda pajak motor ini diharapkan ada efect pencegahan bagi wajib pajak untuk terlambat membayar dan efect jera untuk wajib pajak yang sudah pernah terlambat.

Adakah perhitungan denda pajak motor?

Ada, jadi jangan sobat kira keterlambatan membayar 3 hari sama besar nominalnya dengan yang terlambat tiga bulan atau bahkan tiga tahun, tarif PKB sendiri juga bisa jadi berbeda antar satu motor dengan motor lain karena perbedaan kepemilikan pertama,kedua,ketiga dan seterusnya. Tarif PKB pribadi sesuai PerDa nomor 3 tahun 2011 sebesar 1,75% dari harga pembelian motor, tarif ini akan bertambah menjadi 2,5% bagi motor kedua, artinya meningkat sesuai jumlah kepemilikan motor atau dikenal dengan pajak progesif, kenapa diterapkan? Tak lain alasannya untuk menekan pertumbuhan jumlah motor yang terus naik diera globalisasi saat ini, banyaknya kemudahan yang ditawarkan untuk memilikinya bak angin segar bagi pemilik dana secuil, kredit salah satu pilihannya.

Nah karena itu, demi terkontrolnya pertumbuhan banyaknya motor yang beroperasi pemerintah menerapkan pajak progesif, sebab peningkatan jumlah kepemilikan kendaraan pribadi akan berdampak pada kemacetan lalu lintas. Nah kembali soal denda pajak motor, dilansir dari situs resmi Divisi Humas POLRI,hari pertama setelah jatuh tempo pajak atau hari kerja pelunasan tidak terhitung sebagai hari keterlambatan, misalnya jatuh tempo pajak motor sobat tanggal 10 Desember, baru terhitung telat itu jika misal sobat membayarnya tanggal 14 Desember. Jadi kebijaksanaan pemerintah memberi tenggang waktu satu hari untuk melunasi tanpa terkena sanksi denda pajak motor, nah masih menurut Divisi Humas POLRI, perhitungan denda keterlambatan pajak motor sebagai berikut :

Baca Juga :  Cara Cepat dan Praktis Cek Pajak Motor Online Jawa Barat

Denda pajak motor;

Denda pajak motor dengan keterlambatan 2 hari – 1 bulan adalah 25% dari PKB.

Jika lebih dari dari satu bulan maka denda pajak motor akan bertambah 2% perbulannya, jadi perhitungannya = 25% + (jumlah bulan keterlambatan) x 2%

Pemerintah menetapkan sanksi denda pajak motor maksimal 48% jika terlambat lebih dari satu tahun, jadi perhitungannya misal si A terlambat membayar pajak motor tiga tahun maka :

3x ( PKB + SW) + 47% X (3 PKB) + (3X 32000)

Keterangan :

– PKB = Pajak kendaraan bermotor

– SW = Sumbangan wajib kendaraan

– denda SWDKLLJ  motor yang ditetapkan Jasa Raharja adalah 32000

Jadi misal PKB = 200.000

SWDKLLJ = 35000

Maka ; 3 X (200.000 + 35000) + 47% (3 x 200.000) + (3 X 32000)

–          Maka total yang wajib dibayarkan Rp. 1.083.000

Nah sobat bisa menghitungnya sendiri bukan?

denda pajak motor

Tapi meskipun denda pajak motor tampaknya tak seberapa bagi sobat berkantong tebal namun alangkah lebih baiknya jika menjadi pemilik kendaraan bermotor yang teladan, tepat waktu pembayaran jadi tak perlu terkena sanksi denda pajak motor apalagi sampai bsrtahun – tahun tidak dilunasi, toh pajak yang kita bayar fungsi utamanya untuk mensejahterakan daerah, nah untuk kita – kita juga kan ujungnya? Yuk taat peraturan,disiplin membayar pajak.

Blogging